Penyebaran HIV/AIDS
Secara universal, kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia. Tubuh yang
sehat membuat manusia menjalani kehidupan yang berkualitas di dalam
keluarga, komunitas, maupun bangsa. Kualitas hidup seseorang sangat
dipengaruhi oleh pola hidup mereka. Pola hidup yang bersih dan sehat
sangat dibutuhkan, karena tidak ada seorangpun di dunia yang tidak
pernah sakit.
HIV dapat menular melalui :
1. Penularan melalui hubungan seksual
HIV dapat ditularkan melalui seks penetratif yang tidak terlindungi (tidak menggunakan kondom), baik anal maupun vaginal.
HIV dapat ditemukan di dalam cairan tubuh seperti cairan semen dan
cairan vagina. Penularan melalui seks anal dilaporkan melalui resiko 10
kali lebih tingi dibandingkan seks vaginal. Walaupun penularan HIV
dapat dicegah dengan menggunakan alat kontrasepsi, para duta tidak boleh
berhubungan sebelum menikah ya. Ingat kita harus jadi manusia yang
beriman.
2. Penularan melalui jarum suntik secara bergantian
Menurut data yang didapat dari Depkes RI thn 2009, salah satu
penyebab terbesar penyebaran HIV/AIDS disebabkan oleh penggunakan jarum
suntik secara bergantian. HIV juga dapat ditemukan di dalam darah
manusia.
3. Penularan dari ibu ke anak
HIV dapat ditularkan kepada anak selama masa kehamilan, proses
persalinan, dan saat menyusui. Penularan saat menyusui dapat terjadi
melalui pemberian air susu ibu. Namun perlu diketahui bahwa, hanya ibu
yang sudah terinfeksi HIV terlebih dahulu yang dapat menularkan virus
ini kepada anaknya.
4. Penularan melalui tranfusi darah
Kemungkinan resiko terjangkit HIV melalui tranfusi darah dan produk
darah yang terkontaminasi mencapai angka lebih dari 90%. Tidak perlu
khawatir, penerapan standar keamanan darah melalui proses skrining
menjamin penyediaan darah berkualitas baik bagi pasien yang memerlukan
tranfusi darah. Tidak perlu takut ya duta untuk mendonorkan darah. Donor
darah baik untuk kesehatan kita loh teman-teman.
5. Penularan melalui tato, tindik, pisau cukur
Sebenernya yang menyebabkan penularan HIV bukan dikarenakan Tato itu
sendiri. Jarum suntik dan alat tato lainnya yang sudah terkontaminasi
virus HIV memiliki resiko yang tinggi. Jadi, kalian masih bisa terlihat
keren tanpa harus membuat tato.
Ada rumor-rumor yang mengatakan bahwa penularan dapat terjadi melalui
berjabat tangan dengan seseorang yang terinfeksi HIV. Hal terssebut
hanyalah rumor belaka, HIV/AIDS tidak menular melalui :
- Makan dari piring bersama.
- Berenang bersama.
- Mengecup pipi.
- Melalui air ludah.
- Gigitan nyamuk.
- Dudukan tempat duduk toilet.
Mari kita wujudkan perilaku hidup bersih dan sehat agar Ende Lio Sare Pawe terbebas dari HIV/AIDS.
* seks penetratif : hubungan seksual dimana alat kelamin pria mengeluarkan cairan mani.
* anal : bokong/dubur/anus
* vaginal : alat kelamin perempuan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar